Minggu, 30 Desember 2018

Cara Mengganti Bahasa Keyboard di Laptop Windows 10


Cara Mengganti Bahasa Keyboard di Laptop Windows 10


Windows 10

Mengganti Bahasa Arab:


1. Buka setting/pengaturan


2. Klik time and language







3. Klik ragion and language


4. Klik add a Language

5. pilih bahasa Arab

6. Next – Install – Lalu ketika ingin mengetik, pilih dulu bahasanya di pojok kanan bawah di samping kiri waktu dan tanggal. Setelah dipilih, bahasa Arab siap digunakan.



Anda bisa coba cara ini juga untuk menggunakan bahasa lain, seperti bahasa Jepang, Inggris, India dll
Share:

Cara Memasang Flag Counter pada Blogger

Cara Memasang Flag Counter pada Blogger :
a. buka http://flagcounter.com/
b.  isi kolom-kolom yang ada seperti :
 - jumlah maksimal bendera yang akan muncul
 - jumlah kolom pada tampilan
 - jumlah tulisan visitor
 - warna pada tampilan
 - menampilkan label masing-masing bendera
 - menamppilkan jumlah pengunjung
 - menampilkan jumlah visitor
 - ukuran bendera
c. jika pilihan sudah yakin dan sesuai, selanjutnya klik "get your flag" pada kotak orange yang ada di kanan atas lalu, copy / salin kode HTML.
d. Kemudian, letakkan kode HTML yang didapatkan ke dalam blog, dengan cara buka layout//tata letak, lalu klik "add gedget/ tambahkan gedget dan pilih HTML Javascript, CTRL + V untuk mletakkan kode, terakhir klik save arragement.
Share:

Tips dan Trik untuk mencari Skripsi, Thesisi dan Disertasi Full Version di Google

Kali ini saya akan membagikan tips dan trik untuk mencari Skripsi, Thesisi dan Disertasi Full Version di Google.

Anda bisa mengeik di kolom search seperti ini :

1. Google Scholar












2. Diglin

3. Sinta 



4. Doaj

 5.JEFL

 6. Libgen.is


 7. Scorpus

Share:

Cara Mengitung Kuota Internet GB, MB, KB

1 byte = 8 bit
1 kilobyte = 1024 byte
1 megabyte = 1024 kilobyte
1 gigabyte = 1024 megabyte
1 terabyte = 1024 gigabyte

contoh soal :

Anda memeliki kuota Internet 3GB berarti anda memiliki .......mb atau ..........kbps?

jawab :

1 GB = 1024 MB
1 MB = 1024 KB
berarti :
3 GB = 1024 x 3 = 3072 MB

1 MB = 1024 KB
1 GB = 1024 MB
1024 x 1024 = 1048576 x 3 = 3145728 KB

jadi, 3 GB = 3072 MB dan 3145728 KB
Share:

Rabu, 05 Desember 2018

Cara Penulisan Footnote dan Contohnya


Apa itu Footnote?

Footnote atau Catatan Kaki adalah daftar khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembar atau akhir bab karangan ilmiah. Catatan kaki biasa untuk memberikan keterangan dan komentar, menjelaskan Kutipan, atau sebagai ringkasan daftar bacaan / bibliografi (penulisan buku).

Sistematika penulisan Footnote

1. catatan kaki diketik berspasi satu, dan pemberian nomor. Nomor urut ditulis lebih kecil dari huruf lainnya, misalnya bila font tulisan Times New Roman ukuran 12 kemudian catatan kaki fontnya 8 atau 9. 

2. Nama pengarang penulisannya berdasarkan urutan nama. Pangkat atau gelar seperti Prof., Dr., Ir., Dan sebagainya tidak perlu dicantumkan. Jika dalam buku ini ditulis gelar akademis maka catatan kaki mencantumkan gelar tersebut. 

3. Jika buku, majalah, atau surat kabar ditulis oleh dua atau tiga orang, nama pengarang dicantumkan semua. 

4. Pengarang yang lebih dari tiga orang, ditulis hanya nama pengarang pertama, kemudian di belakangnya ditulis et al., Atau dkk. 

5. Judul buku digaris bawah jika diketik dengan mesin ketik atau cetak miring jika diketik dengan komputer.

6. Jika berasal dari internet: Nama depan dan penulis, "Judul dokumen," nama situs, alamat web komplit, tanggal dokumen yang diunduh. 

Cara Penulisan Footnote 

1. Nama pengarang tanpa dibalik urutannya atau sama dengan nama pengarang yang ditulis pada buku dilan koma.

2. Judul tempat duduk miring, tidak diikuti koma.

3. Nama penerbit dan angka tahun diapit tanda kurung () diikuti koma. Sebagian informasi tidak ada tanda kurung, tetapi menggunakan koma.

4. Nomor halaman dapat disingkat hlm atau h. Angka nomor halaman diakhiri titik (.)

Contoh Penulisan Footnote dari buku :

Mawardi Abdullah,Ulumul Qur’an,(Jember:Pustaka Pelajar,2011),hlm.4

Contoh penulisan Footnote dari Koran/surat kabar :

Tri Budhi Satrio, "Kecap Nomor Tiga" (Kompas, 30 Desember, 2005), 14

Contoh penulisan Footnote dari Majalah :

Sartono Martodiarjo, "Gejolak Harga Minyak Dunia" Dunia Usaha List, (gnu@ussn.edu. diakses 13 Maret 2006)


Semoga artikel ini bermanfaat untuk teman-teman semua. Keep reading and keep learning.

Share:

Selasa, 27 November 2018

Bagian-bagian Surat Resmi dan Langkah-langkah membuat Kop Surat Resmi menggunakan Ms. Word 2016

Surat Resmi

Surat resmi ialah surat yang dipergunakan untuk kepentingan yang bersifat resmi, baik yang ditulis dari perseorangan, instansi, lembaga, maupun organisasi. Sebagai sarana informasi atau pemberitahuan mengenai hal-hal tertentu yang disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lainnya, misalnya penyampaian gagasan atau pemikiran.
Contohnya: surat undangan, surat pemberitahuan dan surat edaran.

Surat resmi yang baik pada umumnya meliputi :
1.   Menggunakan kepala surat jika yang mengeluarkannya adalah lembaga atau organisasi.
2.   Menggunakan nomor surat, lampiran, dan perihal.
3. Menggunakan salam pembuka dan penutup yang lazim atau resmi, seperti: Assalamualikum, dengan hormat, hormat kami.
4.    Menggunakan bahasa dengan ragam resmi atau baku.

Bagian-bagian surat resmi :
1)      Kepala atau kop surat
Kepala surat umumnya mencantumkan identitas lembaga organisasi yang terdiri atas:
1.      Logo atau lambang lembaga atau perusahaan, organisasi
2.      Nama lembaga
3.      Alamat lembaga
4.      Nomor telepon, email atau faximile.

2)      Nomor surat
Surat resmi yang mewakili suatu organisasi, lembaga atau perusahaan pada umumnya menggunakan rangkaian nomor surat terdiri atas nomor urut, kode, bulan, dan tahun pembuatan surat.
Penomoran surat itu berguna untuk:
1.  Memudahkan pengaturan, baik untuk penyimpanan maupun penemuannya kembali apabila diperlukan
2.    Mengetahui jumlah surat yang diterima dan yang dikeluarkan oleh organisasi, lembaga atau perusahaan
3.      Memudahkan pengklasifikasian surat berdasarkan isinya
4.      Penunjukkan secara akurat sumber dalam hubungan surat menyurat.
Penempatan nomor surat disesuaikan degan bentuk dan sistem penulisannya, yaitu:
a)      Diletakkan disebelah kiri atas kertas untuk surat berperihal
b)      Diletakkan dibawah judul untuk surat berjudul.

3)      Tanggal penulisan surat
Cara penulisan tanggal untuk surat pribadi atau yang berasal dari perorangan, tanggal sebaiknya didahului dengan penulisan alamat atau nama kota pengirim surat. Sedangkan untuk kertas berkepala tidak perlu mencantumkan alamat atau nama kota, karena hal itu sudah tercantum dalam kepala surat. Penulisan tanggal selalu diikuti dengan nama bulan dan tahun.

4)       Perihal
Hal atau perihal berfungsi untuk memberi petunjuk kepada pembaca tentang pokok dalam surat. Hal atau perihal sama dengan judul pada surat berjudul. Beberapa hal teknik penulisan yang harus diperhatikan :
a)     Hal atau perihal tidak ditulis dengan huruf kapital keseluruhannya, kecuali untuk judul surat berjudul.
b)     Hal ditulis dengan huruf kapital pada huruf pertama kata utamanya. Kata tugas ditulis dengan huruf kecil.
c)      Pada akhir perihal tidak menggunakan tanda titik karena perihal bukan kalimat

5)      Lampiran yang disertakan
Pengiriman surat yang disertai lampiran dokumen disebut dalam isi surat. Penulisannya dibawah nomor surat disebutkan jumlah lembar, eksemplar atau cukup satu berkas. Penulisan jumlah ditulis dengan huruf kalau jumlah kurang dari sepuluh.

6)       Alamat tujuan
Alamat tujuan terdapat dalam dua tempat. Pertama, ditulis disampul surat. Kedua, alamat yang ditulis pada lembar kertas surat. Alamat yang ditulis pada sampul biasanya harus lengkap. Sedangkan pada lembar kertas surat dapat tidak selengkap alamat yang tertulis pada sampul. Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam penulisan alamat tujuan adalah:
a)      Kata kepada tidak wajib dipakai, karena mengandung unsur kemubaziran
b)     Ungkapan ”Yang terhormat” atau singkatannya ”Yth.” dipakai untuk :
1.  Menghormati orang atau pihak yang dikirim surat. Misalnya atasan, teman, kolega atau relasi kerja.
2.   Menghormati pihak yang dituju dalam kedudukannya sebagai pejabat suatu lembaga, organisasi atau perusahaan. Ungkapan ”Yang terhormat” atau ”Yth.” tidak perlu dipakai apabila alamat yang dituju tidak menyebutkan nama atau jabatan seseorang.
c)   Sebutan ”Bapak”, ”Ibu”, atau ”Sdr.” hanya dipergunakan apabila diikuti nama orang. Kata-kata sebutan tersebut tidak perlu digunakan apabila pihak yang dituju adalah lembaga atau jabatan tertentu.
d)  Pada akhir setiap baris, termasuk baris terakhir tidak diperlukan tanda titik, kecuali apabila digunakan singkatan.

7)      Salam Pembuka
Salam pembuka berguna untuk menbuka pembicaraan dalam surat secara adab. Akan tetapi, surat yang tidak menggunakan salam pembuka pun tidaklah salah. Biasanya salam pembuka digunakan untuk surat-surat yang berisi berita.


8)       Isi Surat
Sebagaimana karangan yang lain, surat yang baik terdiri atas tiga bagian penting, yaitu bagian pembuka, bagian inti, dan bagian penutup
a.     Bagian Pembuka
Bagian pembuka berguna sebagai pengantar bagi pembaca untuk segera mengetahui berita pokok yang akan disampaikan melalui surat tersebut. Dalam bagian pembuka sudah harus disebutkan inti masalah yang akan disampaikan kepada pihak yang dimaksud.
b.     Bagian Inti
Bagian inti surat adalah bagian yang berisi maksud utama pengiriman surat. Kecuali surat pengantar, maksud utama pengiriman surat yang sudah disinggung pada bagian pembuka ditegaskan kembali atau dijelaskan lebih lanjut pada bagian inti.
c.      Bagian Penutup
Bagian penutup merupakan penegasan, simpulan, harapan, atau ucapan terima kasih. Dengan demikian, bagian penutup menandai bahwa uraian pokok yang ingin disampaikan melalui surat sudah selesai. Bagian penutup hendaknya singkat, tegas, dan tidak perlu berbasa-basi secara berlebihan.

9)      Salam Penutup
Salam penutup digunakan untuk menambah kesantunan dalam berkomunikasi. Walaupun salam penutup ini sangat baik digunakan, tetapi tidaklah berarti semua surat wajib menggunakan salam penutup. Salam penutup hanya digunakan dalam surat-surat berita.

10)  Tanda Tangan dan Nama Penanggung Jawab


Pencantuman nama seseorang dan hak untuk menandatanganinya tentu didasarkan atas kewenangannya dan jabatannya. Apabila penanda tangan surat itu diwakilkan kepada orang lain, maka harus disebutkan sebagai atas nama dan nama penanda tangan ditulis jelas di bawahnya. Tidak boleh nama yang tercantum lain dengan penandatangannya.

langkah-langkah membuat Kop Surat Resmi menggunakan Ms. Word 2016


Pada surat resmi biasanya selalu diawali dengan kop surat yang biasanya bertuliskan nama, alamat dan logo instansi pengirim surat bersangkutan. Kepala surat atau lebih dikenal kop surat nerupakan unsur wajib yang harus disertakan pada surat resmi. Cara membuat kop surat tentunya tidak begitu sulit, dapat dilakukan menggunakan aplikasi pengolah dokumen populer seperti Microsoft Word, baik itu persi lama atau versi terbaru yaitu 2016.

Silahkan buka lembar kerja Ms.Word, kemudian ketik kata yang akan dijadikan kepala surat, biasanya nama instansi dan alamatnya seperti pada contoh dibawah.




 Seperti terlihat pada contoh di atas, text tertulis rata tengah (Ctrl + E) dengan ukuran huruf berbeda (26, 18 dan 12 pt). Selanjutnya kita buat garis sebagai pembatas antara kepala dan isi surat menggunakan border.

Letakkan kursor di akhir text (sebelah nomor telepon) kemudian klik Riboon Design > Page Borders. Pada jendela Border and Shading klik tab Borders. Silahkan lakukan kustomisasi seperti pada gambar dibawah.




Keterangan gambar :
1. Pada jendela Borders and Shading pastikan nelakukan pengeditan pada tab Borders;
2. Style, untuk memilih gaya border (garis) yang digunakan sebagai pembatas;
3. Colour, untuk merubah warna garis yangb akan digunakan;
4. Width, untuk mengatur lebar garis yang akan digunakan;
5. Review, untuk melihat pratinjau border yang akan digunakan, klik pada garis sebelah kiri, kanan dan atas untuk menghilangkan/menampilkannya.




Bagaimana cara menambahkan logo pada kop surat?
Bukan hanya agar desian kop surat terlihat lebih keren, jika tersedia logo perusahaan juga sebaiknya disisipkan pada kop surat. Yaitu dibagian samping kiri, sejajar dengan tulisan di sebelah kanannya. Untuk menambahkan logo instansi pada kepala surat, berikut caranya.


Blok seluruh text pada kop surat (poin 01 pada gambar di atas). Geser First Line Indent (poin 02) sesuai kebutuhan (di sesuaikan dengan lebar logo). Logo akan disisipkan di bagian samping kiri, yaitu pada poin 03.




Selanjutnya , sisipkan gambar dengan klik Ribbon Insert > Pictures. Setelah gambar berhasil dimasukan pada lembar kerja, klik pada gambar tersebut (poin 04 pada gambar). Klik pada Ribbon Picture Tools (Format) > Wrap Text (poin 05) kemudian pilih  In Front of Text (poin 06). Atur ukuran dan posisi gambar dibawah.



Berikut contoh kop surat berdasarkan langkah-langkah diatas:  https://drive.google.com/file/d/1VO4hGOKQXOnN_j4ePNDcpLlrjBND0DXb/view?usp=drivesdk

Itulah tutorial cara membuat kop surat menggunakan Ms. Word, semoga dapat bermanfaat.

Share:

Minggu, 21 Oktober 2018

Resensi Puisi Esai Jejak Jerit di Tambun Bungai


Judul buku :  Jejak Jerit di Tambun Bungai (Kalimantan Tengah)
Pengarang :     1. Elis Setiati
                      2. Imam Qalyubi
                      3. Lukman Juhara
                      4. Mohammad Alimulhuda
                      5. Noor Hadi
Penerbit  : Cerah Budaya Indonesia
Tahun Terbit :  2018
Tebal Buku :  129 halaman
ISBN :  978-602-0812-27-4
Resensi :  Riska Dwi Lestari (Kalimantan Tengah)
Judul Resensi : Jeritan di Tanah Kalimantan

Sinopsis :
            Dalam seri puisi esai yang merupakan gabungan puisi esai karya Elis Setiati, Imam Qalyubi, Lukman Juhara, Mohammad Alimulduha, dan Noor Hadi menceritakan  tentang orang-orang yang mengalami peristiwa mengharukan, menyedihkan, memilukan, sampai perjuangan dalam menghadapi kenyataan pahit yang ada di sekitar pulau Kalimantan dan dimana hanya segelintir orang yang mengetahui dan peduli akan kesulitan mereka.

            Puisi esai yang berjudul “AIR MATA LITERASI” karya Elis Setiati menceritakan tentang masyarakat di bantaran Sungai Kahayan, Tanjung Perawan, Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah yang kurang terdukung dalam memperoleh pengetahuan karena kurangnya prasarana buku untuk dibaca yang menjadikan masyarakat sekitar mengalami buta aksara dan keterbatasan pengetahuan, padahal minat masyarakat pedalaman dalam membaca sangat tinggi. Namun Tuhan tidak tinggal diam, ada saja cara-Nya untuk membantu umatnya yang sedang
kesusahan, yaitu Ditpolair Polda Kalteng yang berjiwa dedikasi tinggi untuk meningkatkan ilmu pengetahuan serta memberantas buta aksara di daerah pedalaman tepian sungai Kalimantan Tengah.

Puisi esai kedua karya Imam Qalyubi yang berjudul “JERIT KAHAYAN” bercerita tentang seseorang yang amat rindu dengan Sungai Kahayan yang dulu ia kenal. Sungai Kahayan yang menjadi sumber dan segala sumber pangan dan sumber kehidupan masyarakat suku Dayak. Namun Sungai Kahayan yang kemudian dirusak kekanyaannya oleh orang orang yang tak bertanggung jawab dengan membangun pabrik-pabrik yang mengakibatkan tercemarnya sungai Kahayan dan  mematikan kehidupan masyarakat yang sumber kehidupnya bergantung kepada sungai Kahayan.
Dalam puisi esai ketiga karya Lukman Juhara yang berjudul “JEJAK SUMIGRAN, JEJAK TRANSMIGRAN” berkisah tentang para sumigran yang berusaha mencari penghidupan dengan cara bertransmigrasi ke pulau Kalimantan dengan harapan dapat mendapat pekerjaan. Para Transmigran yang telah berusaha keras membuat hutan belantara menjadi lahan pertanian dan membuka akses jalan sehingga dapat memperoleh akses kesehatan. Namun upaya baik para Sumigran tidak sepenuhya baik dimata orang orang. Sebaliknya, Transmigran dianggap perusak dan penyebab kebakaran hutan. Transmigran dianggap menimbulkan kabut asap karena membakar hutan yang akan dijadikan lahan pertanian.

Puisi keempat berjudul “PLEIDOI” karya Mohammad Alimuihuda bercerita tentang seorang warga pinggiran kali yang dibawa kemeja hijau dan dituduh sebagai pelaku perusak lahan sawit milik pemerintah. Ia mengelak atas tuduhan tersebut dan berusaha keras menjelaskan apakah mungkin dirinya yang melakukan hal tersebut. Namun Hakim Yang Mulia telah membacakan keputusannya, walupun mengelak dan segala fakta yang ia utarakan namun bukti konkrit dan para warga tidak dapat ditolak oleh Hakim Yang Mulia, ia pun membisu meratapi nasib yang menimpanya.

Puisi kelima karya Noor Hadi yang berjudul “SENJA DI BUMI TAMBUN BUNGAI” menceritakan tentang seorang pemuda lulusan SMP yang mencoba merantau ke kota Palangka Raya untuk mengadu nasib. Seiring perkembangan kota, ja menjadi bagian terciptanya kota Palangka Raya. Ja menjadi salah satu saksi terciptanya sebuah hutan belantara menjadi kota sampai sekarang. Namun dibalik cerita perubahan tersebut terdapat masalah kepemilikan tanah yang belum terselesaikan. Adanya surat kepemilikan tanah yang dimiliki oleh lebih dan satu orang membuat konfik antara pemilik yang satu dengan yang lain, yang sama-sama memiliki bukti kepemilikan tanah.

Keunggulan :
“Kemudian, asap kebakaran merayap-merayap sampai ke perkampungan asap dari terbakarnya hutan menjelma malaikat siap mencabut nyawa siapa saja yang dikehendaki
Seperti virus yang tak kasatmata asap itu pelan-pelan menggerogoti paru-paru istri saya
Bendungan yang tak tertahan tak mampu menahan kepiluan yang terpendam membuncah mengalirkan air kedua sudut mata basah lidah kelu mengurai kata
Oh Lamiang maafkan suamimu yang lemah suamimu yang tak mampu berbuat apa-apa saat kau menderita maafkan,maafkan,maafkan”

“Jika kau tak lagi mengenal dan paham kata lanting dan batang
Jika kau merasa asing dengan deru mesin kelotok
Jika kau tak lagi mendengar derik mesin ketinting
Jika kau tak lagi mendengar derak ujung jukung jukung memecah riak gelombang
Maka beristigfarlah la ila ha illallah sebagaimana orang akan meninggal
Karena itu, adalah ayat-ayat kematian sungai Kahayan".

Dari kutipan diatas, saya merasa karya puisi esai ini memiliki keunggulan pada cara para penulis merangkai kata demi kata, kalimat demi kalimat yang menceritakan permasalahan sehingga memicu emosi dan membuat saya meneteskan air mata serta cara penulis menceritakan tragedi yang sampai membuat saya terbawa kedalam cerita dan merasakan seperti ada dalam cerita. Terlebih saya adalah Putri asli Kalimantan Tengah yang merasakan bagaimana hidup sejak kecil sampai sekarang di tanah Kalimantan.
Catatan kaki yang tersedia juga memudahkan pembaca dalam mengetahui istilah baik yang berupa bahasa daerah maupun istilah-istilah lainnya tanpa harus mencari artinya sendiri. Terangkainya kata demi kata membentuk suatu kalimat yang amat indah ketika dibaca. Memang di dalam puisi esai memiliki kalimat-kalimat yang memiliki khas tersendiri ketika dibaca dan itulah keunggulan tersendiri dari puisi esai.
Cover bergambar mata yang meneteskan air mata dan gambar pulau Kalimantan yang sedang terbakar api sambil mengeluarkan asap sangat menggambarkan dengan isi buku yang menggambarkan kehidupan masyarakat pedalaman Kalimantan yang sedang menangis meratapi nasib hutan di Kalimantan  sumber pangan masyarakat setempat dibakar oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

Kekurangan :
Dari yang saya amati puisi esai ini memiliki kekurangan dalam kesalahan penulisan  kata yang tidak memakai spasi antara kata satu dan kata selanjutnya, sehingga yang seharusnya dua kata yang terpisah menjadi satu kata karena tidak adanya spasi yang diberikan. Ada beberapa kata dan istilah yang tidak dilengkapi dengan catatan kaki seperti pada kata “katambung, Ngawa, Liwa, Biaju, Banjar, Bakumpai, cukong pongah, Mama' dan papuyu”.Hendaknya penulis lebih teliti lagi dalam penulisan kata dan melengkapi catatan kaki.

Kesimpulan :
Walaupun buku ini terdapat beberapa kekurangan yang telah saya sampaikan sebelumnya, namun saya mengakui buku ini sangat luar biasa menginspirasi saya sebagai pembaca. Banyak pengetahuan dan realita kehidupan yang saya dapat setelah membaca buku ini. Saya sangat merekomendasikan buku ini untuk teman-teman pembaca dimanapun kalian berada. Buku ini ditulis agar masyarakat tahu fakta-fakta yang  jarang atau bahkan tidak orang ketahui sebelumnya tentang pulau Kalimantan. Serta, agar terwujudnya gaung literasi ke plosok-plosok Kalimantan Tengah.


Link facebook : https://web.facebook.com/search/str/lomba+puisi+esai/keywords_blended_posts?filters=eyJycF9hdXRob3IiOiJ7XCJuYW1lXCI6XCJhdXRob3JfZnJpZW5kc19mZWVkXCIsXCJhcmdzXCI6XCJcIn0ifQ%3D%3D
Share:

Kamis, 04 Oktober 2018